Model Akses File dan Organisasi File




Definisi File

·         Secara umum dikatakan bahwa file merupakan kumpulan sejumlah komponen dengan jumlah tidak tertentu dan biasanya tersimpan dalam suatu media penyimpanan luar.

·         Misalnya dalam harddisk tersimpan nama-nama file seperti file dokumen (*.doc), file spreadsheet (*.xls), file image (*.jpg), file musik (*.mp3), file film (*.avi).

·         Dapat juga dikatakan bahwa file adalah kumpulan dari record, dimana record merupakan kimpulan dari field.

 

Model Akses File

Model akses file terbagi menjadi 3, yaitu :
1. Input file
seperti namanya input (masukan), file ini hanya dapat dibaca dengan program yang sesuai dalam komputer .
contoh :
•Program file dari source code merupakan input file untuk program compiler
•Transaction file merupakan input file untuk meng-update program

2. Output file
keluaran file yang dapat ditulis/dibuat oleh sebuah program pada komputer .
contoh :
•Program file yang berupa object code merupakan output file dari program
compiler
•Report file merupakan output dari program yang meng-update master file

3.Input/Output file
file yang dapat dibaca dan ditulis selama eksekusi program .
contoh :
 •Master File (Berkas Induk)
•Work File dengan sort program (Berkas Kerja)


Organisasi File


Suatu teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah file.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
1.Sequential
2.Relative
3.Indexed Sequential
4.Multi – Key


Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu :

1.Direct Access;
Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada.
Contoh : Magnetic Disk.

2.Sequential Access;
Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya.
Contoh : Magnetic Tape.

   Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi file :
   •  Karakteristik dari media penyimpanan yang digunakan
   •  Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses
   •  Respontime yang diperlukan

   Cara memilih organisasi file todak terlepas dari 2 aspek utama, yaitu :
     1. Model Penggunaannya
     2. Model Operasi File

Menurut penggunaannya ada 2 cara :
1.Batch;
Suatu proses yang dilakukan secara group atau kelompok.
2.Interactive;
Suatu proses yang dilakukan secara satu persatu, yaitu record demi record.

Menurut operasi file ada 4 cara :
1. Creation
 Membuat struktur file lebih dahulu, menentukan banyak record baru, kemudian record-record dimuat ke dalam file tersebut.
 Membuat file dengan cara merekam record demi record.

2. Update
Untuk menjaga agar file tetap up to date.
Insert / Add, Modification, Deletion.

3. Retrieval;
Pengaksesan sebuah file dengan tujuan untuk mendapatkan informasi.
Inquiry;
Volume data rendah, model proses interactive.
Report Generation;
Volume data tinggi, model proses batch.

File Retrieval terbagi 2, yaitu :

1. Comprehensive Retrieval;
Mendapatkan informasi dari semua record dalam sebuah file.
Contoh :
* Display all
* List nama, alamat

2. Selective Retrieval;
Mendapatkan informasi dari record-record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu.
Contoh :
* List for gaji = 100000
* List nama, npm, for angkatan = 93


4. Maintenance;
Perubahan yang dibuat terhadap file dengan tujuan memperbaiki penampilan program dalam mengakses file tersebut.
  Restructuring
q
  Perubahan struktur file.
  Misalnya :
  Panjang field diubah, penambahan field baru, panjang record dirubah.
 
  Reorganizationq
  Perubahan organisasi file dari organisasi yang satu, menjadi organisasi file yang lain.
  Misalnya :
  * Dari organisasi file sequential menjadi indeks sequential.
  * Dari direct menjadi sequential.


Refrensi :
 Slide Materi Pertemuan 6 SMTIK Bina Insani
 http://wahyuramadhana5.blogspot.com/2012/10/model-akses-file-organisasi-file_16.html
 


Komentar

Postingan Populer