SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA





I. PENDAHULUAN

  • Selama bertahun-tahun, manajemen puncak kurang menekankan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia.
  • Namun, Peraturan Pemerintah (yang bertujuan memastikan persamaan dalam praktek peronil perusahaan) mendesak manajemen puncak untuk memberikan perhatian yang layak pada SI-SDM dengan memanfaatkan teknologi komputer.
  • •Pada tahun 1980-an, SI-SDM muncul sebagai sistem informasi fungsional yang sah, tetapi masih harus berjuang bagi pengakuannya.
  • Sebagian besar eksekutif tampaknya menganggap SI-SDM kurang bernilai dibandingkan sistem fungsional lainnya.
  • Terdapat potensi yang besar bagi SI-SDM, tetapi agar potensi tersebut dapat tercapai maka manajemen puncak harus meningkatkan dukungannya.
A. Definisi Sistem Informasi SDM
  • Semua perusahaan besar memiliki fungsi sumber daya manusia yang menangani proses khusus yang berhubungan dengan personil perusahaan.
  • Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (Human Resources Information System / HRIS)merupakan sistem yang digunakan dalam mengelola personil yang ada didalam perusahaan.
B. Fungsi SDM
  • Struktur organisasi sebagian besar perusahaan memasukkan satu unit yang bertanggung jawab atas banyak kegiatan yang berhubungan dengan sumber daya manusia.
  • Istilah Personaliaawalnya diberikan pada unit ini, tetapi sekarang dinamakan Sumber Daya Manusia (SDM), yang mengakui bahwa personil perusahaan sebagai sumber daya yang berharga.
  • SDM merupakan departemen atau divisi di dalam organisasi yang bertanggung jawab atas banyak kegiatan yang berhubungan dengan sumber daya manusia..
  • Manajer SDM dapat menjabat posisi sebagai wakil presiden direktur atau jabatan direktur.
  • Istilah direktur SDMuntuk menjelaskan seseorang yang bertanggung jawab atas SDM dan seorang direktur SDM dapat menjadi seorang anggota komite eksekutif.
C. Kegiatan Utama SDM
  1. Perekrutan dan Penerimaan
  2. Pendidikan dan Pelatihan
  3. Manajemen Data
  4. Penghentian dan Administrasi Tunjangan
ARUS SUMBER DAYA PERSONIL


II. MODELSISTEM INFORMASI SDM


Struktur model yang digunakan terdiri dari:
A.Subsistem input(yang mengumpulkan data dan informasi dari dalam perusahaan dan lingkungannya).
B.Database(tempat penyimpanan data).
C.Subsistem output(yang mengubah data menjadi informasi).

A. Subsistem Input Sistem Informasi SDM
Dalam model Sistem Informasi SDM, Subsistem Input menyediakan data bagi database.
Subsistem Input terdiri dari :
  1. SIA (Sistem Informasi Akuntansi)
  2. Penelitian SDM
  3. Intelijen SDM
B. Subsistem Database Sistem Informasi SDM
Data yang tersimpan dalam database Sistem Informasi SDM terdiri dari data pegawai (perorangan) dan data non-pegawai (organisasi) yang dapat mempengaruhi arus personil di lingkungan perusahaan .

C. Subsistem Output Sistem Informasi SDM

Model Sistem Informasi SDM meliputi 6 subsistem output, antara lain :
  1. Subsistem Perencanaan Angkatan Kerja
  2. Subsistem Perekrutan
  3. Subsistem Manajemen Angkatan Kerja
  4. Subsistem Kompensasi
  5. Subsistem Tunjangan
  6. Subsistem Pelaporan Lingkungan


D. Deskripsi Tugas dan Tanggung Jawab

  • Agar masing-masing karyawan mengetahui secara pasti apa yang harus dikerjakan, apa yang dituntut oleh perusahaan, agar tujuan perusahaan tercapai, maka sebuah perusahaan harus memiliki panduan yang secara rinci menjelaskan apa yang harus dilakukan sesuai dengan posisi dan dan jabatan karyawan.
  • Uraian mengenai tugas dan tanggung jawab seorang karyawan dalam sebuah perusahaan disebut job description.
  • Agar panduan tersebut bersifat tetap dan mengikat setiap karyawan dan dapat digunakan oleh siapa saja pada posisi tertentu, maka job description harus dalam bentuk tertulis sehingga akan menjadi acuan baku perusahaan.
  • Job description digunakan sebagai panduan dalam proses rekrutmen, promosi/kenaikan pangkat, pertukaran jabatan, panduan kenaikan gaji, dan untuk melakukan evaluasi kinerja terhadap karyawan tertentu.

Hal-Hal Penting dalam Job Description
  • Gambaran umum tentang tugas dan tanggung jawab.
  • Daftar tugas utama yang harus diselesaikan.
  • Pendidikan formal sebagai syarat minimal rekrutmen.
  • Sertifikasi profesi sebagai syarat tambahan.
  • Pengalaman kerja yang diperlukan.

Refrensi : 
Slide Materi Pertemuan 12 SMTIK Bina Insani
http://www.jtanzilco.com/blog/detail/272/slug/sistem-informasi-sumber-daya-manusia-untuk-pengelolaan-sumber-daya-manusia

Komentar

Postingan Populer